Sabtu, 08 Oktober 2011

10 gitaris terbaik dunia (ada orang indonesianya loooh)

1. Steve Vai
Mungkin semua sudah tahu kalau steve vai adalah satu satunya gitaris yang memiliki tehnik lengkap dan permainan soundnya juga luar biasa, jadi sangat pantas bagi varius kalau posisi no 1 diduduki oleh sang master seperti Steve vai
2.Joe Satriani
Alasan Varius Memilih bang Joe sebagai runner up karena bisa dibilang dari segi penjualan album dan penerima penghargaan sebagai album rock instrumentalis ini sudah diraih oleh beliau dan lagi beliau ini juga sangat kreatif dalam pemilihan nada.
3.Paul Gilbert
Siapa Yang ga kenal sih ma gitaris jangkung ini yang merupakan mantan gitaris dari band MR.BIG, varius milih dia mungkin karena alasan pickingnya dan speednya yang luar biasa cepat(pake bor ma pake tangan masa hampir sama sih?? luar biasa berarti kecepatan tangan kanannya) dan juga kualitas vokalnya juga bagus
4. John petrucci
Dia ini adalah Gitaris dari band dream theater, pasti smua juga setuju kan kalau dia ini masuk dalam jajaran top 10 best gitaris?? namun ada 1 hal yangvarius kurang suka dari orang ini, yaitu showmanshipnya yang biasa aja, bahkan kelihatannya dia selalu melihat ke neck gitar saat melakukan solo. tapi walau bagaimanapun petrucci adalah salah satu gitaris dengan tehnik lengkap juga.
5. Yngwie Malmsteen
Bagaimana dengan pilihan varius untuk posisi ini?? apa semua setuju?? banyak sih dari kalangan rocker yang kurang begitu suka dengan yngwie, entah apa alasannya. hehehe namun dia tetap saja layak masuk hitungan karena pickingnya yang akurat dan cepat, namun kekurangannya mungkin dia monoton dalam pemilihan lick, bagaimana menurut pembaca??
6 Alm.Jimi Hendrix
]
Walau beliau udah meninggalkan dunia ini lebih dari 30tahun namun namanya tetap bergaung di kalangan gitaris, tidak bisa dipungkiri kalau dia adalah salah satu gitaris yang paling jenius pada abad ini, sayang sekali usianya begitu pendek..
7. I Wayan Balawan
Untuk Posisi Ini varius masukin 1 gitaris dari negeri kita sendiri, putra bali ini diakui oleh dunia loh sebagai gitaris handal karena tehnik permainan double handed tappingnya, pernah liat belum beliau ini memainkan dua gitar bersamaan dengan hanya menggunakan tapping?? dan dia juga kreatif dalam memadukan musiknya dengan musik daerah bali yang digabung dengan Jazz, sebenarnya ada banyak juga gitaris yang ahli menggunakan tehnik ini misalnya stanley jordan,jeniffer batten dan bahkan ada satu orang gitaris jepang yang saya lupa siapa namanya ya??
8.Vitto Brata
Masih Ingat dengan gitaris White lion ini?? varius milih dia dengan alasan karena dia ini salah satu gitaris yang paling pandai memilih nada nada harmonis dan dignakan dengan taping, contohnya silahkan dengarkan lagu whitelion yang berjudul Wait, disitu bisa kita dengar melodi gitarnya yang sangat melodius dan dimainkan dengan tehnik tapping yang hebat. sebenarnya sih soal tapping ada jugaEddie Van Halen, namun varius memlilih vito brata.
9.Jason Becker
Varius Milih Gitaris ini karena kejeniusannya, bagi yang belum tahu gitaris ini mengalami suatu penyakit yang membuat seluruh syarafnya mati dan tidak bisa menggerakkan tubuhnya, hanya matanya yang masih bisa melirik sekarang ini. dan dalam keadaan seperti itu, dia masih dapat membuat komposisi lagu dengan menggunakan mouse sensor mata pada komputernya (hebat yaah) sayang sekali dia mengalami nasib seperti itu, padahal dia masih muda dan sangat berbakat loh.. dulu dia pernah berduet dengan marty friedman gitaris megadeth untuk membuat band cacophony yang beraliran neo classic metal..
10.Luca Turilli
Pernah Dengar nama ini?? dia adalah gitaris dari band Rhapsody of fire (dulu Rhapsody namanya) gitaris berkebangsaan italia ini layak dipilih karena kejeniusannya membuat komposisi dan aransemen orkestra yang digabungkan dengan aliran musik rhapsody yang beraliran metal, selain itu tehnik rhytm gun machinenya sangat konstan dan cepat.

Potret Sejarah "The TIELMAN BROTHERS"


Misalnya ya kalau kalian di tanya, siapa panutan guitaris rock legendaries saat ini. Semua orang pasti tau dan tunjuk tangan dan serentak menggema menyebut sebuah nama Jimmy Hendrik, ya karena Jimmy Hendrik memang orang yang di kagumi permainanya di tahun 1967. Terus kalau kalian di tanya lagi, siapakah band yang pertama kali mainin musik Rock And Roll, semua orang pasti juga sangat mahir menyebut The Beatles (1959), The Rolling Stones (1963) Padahal 11 (sebelas) tahun sebelumnya atau pada tahun 1956 ada seorang pemuda dari Maluku Indonesia bernama Andy Tielmen sudah memainkan gitar dengan kaki, gigi, bahkan stik drum, dia bermain dengan bandnya yang sangat
luar biasa bernama THE TIELMANS BROTHERS. Wow…jadi sebenernya siapa yang niru siapa nih. Gue sebagai orang Indonesia bangga dengan penemuan takjub ini. Kenapa baru sekarang ya, harusnya sejarah musik dunia musti dirubah neh, karena kalau gue liat videonya, The Tielman Brothers ini tidak bisa diremehkan dan di pandang sebelah mata. Jadi siapakah The Tielman Brothers itu?

The Tielmans Brothers merupakan sebuah band rock yang terdiri dari 4 anak muda asal Maluku. Band yang semula bernama The Timor Rhytm Brothers lalu berubah menjadi The Four Tielman Brothers, dengan personil empat bersaudara Tielman: Andy(lead guitar, vocal), Reggie (rhytm guitar, vocal), Phonton (double bass, vocal), dan Loulou (drums, vocal). Mereka memulai kariernya di Surabaya sejak 1945.Beruntung perjalanan karier keempat anak muda ini terbilang mulus sebab kedua orangtuanya, Herman Tielman dan Flora Lorine Hess tak cuma mendukung, tapi ikut bermain dan menjadi manager.


Pada tahun 1956 The Tielman Brothers hijrah ke Breda, Belanda dan memulai karier rekaman di negeri kincir angin itu. Dari sanalah pada akhirnya The Tielman Brothers mulai menjajah musik rock di luar negeri dan memberikan pengaruh yang cukup dasyat di blantika musik rock pada saat itu. Penampilan mereka juga cukup memukau publik di Belanda khususnya dan Eropa pada umumnya. Bisa dibilang mereka lah yang pertama kali memulai atraksi panggung yang liar dan atraktif, seperti bermain gitar dan juga double bass sambil melompat atau berguling-gulingan, serta tentunya demo drums.

Kepindahan mereka ke negeri Belanda dengan membawa budaya tropis dan kecintaan kepada gitar ini ternyata melahirkan “Indo-Rock” yang terkenal itu. Ciri kuat Indo-Rock adalah dominasi gitar, instrumen yang dikenalkan orang-orang Portugis saat datang ke Hindia-Belanda sekitar abad ke-14. Permainan gitar ala Portugis yang akhirnya dikenal sebagai musik keroncong ini dipadukan oleh anak-anak Maluku itu dengan musik Hawaii, country, dan rock’n'roll yang mereka dengar dari radio-radio Amerika Serikat yang dipancarluaskan dari Filipina atau Australia.

Ada beberapa fakta yang sangat mengejutkan dari band ini. Jauh sebelum publik rock terpesona dan berdecak kagum dengan permainan gila gitaris Jimi Hendrix pada tahun 1967, salah satu personil TheTielman Brothers, Andy Tielman, sang frontman telah memulai teknik tersebut pada tahun 1956 atau 11 tahun sebelum Jimi Hendrix bereksperimen dengan gitarnya. Gaya Andy dan teknik gitarnya sangat memukau. Gitar yang dipetik menggunakan gigi, kaki, jauh mendahului Jimi Hendrix.


Konon, Paul McCartney ternyata mengagumi band ini dan terinspirasi The Tielman Brothers sebelum The Beatles terkenal pada awal 1960-an. Maklumlah, The Tielman Brothers telah membawakan lagu-lagu rock n roll jauh sebelum The Beatles muncul. Saat The Beatles manggung pertama kali di Jerman, grup band asal Inggris ini sempat melihat penampilan The Tielmans Brothers yang manggung menggunakan Hofner Violin bass. Dan saat itulah untuk yang pertamakalinya Paul melihat Bass Violin Hofner. Andy Tielmans sang gitaris memakai Fender Jazz Master khusus 10 strings. Fender sengaja mengirim representative-nya ke Jerman saat itu untuk merancang gitar buat Andy Tielmans.

Di tahun 1958 TheTielmans Brothers punya 3 album yang jadi hits di seluruh dunia dan memiliki banyak Gibson Les Paul keluaran pertama yang baru di impor ke Belanda saat itu.

Dalam perjalanan sebuah band, tentunya ada kisah yang tidak menyenangkan pula, seperti halnya pergantian dan keluar masuknya personil band. Bagi The Tielman Brothers, hal itu bukanlah masalah sehingga bisa membuat band ini harus berhenti di tengah jalan. Yang ada malah prestasi yang luar biasa, dimana mereka bisa tetap eksis dan tampil di beberapa Negara di Eropa selain Belanda seperti Belgia dan Jerman.

Sayangnya, di tahun 1976 band ini dikabarkan bubar karena boleh dikatakan permainan musik mereka terkesan mandek dan tidak ada perkembangan alias kurang eksploratif. Mereka bermain musik di tataran yang itu-itu saja, dan itulah yang akhirnya membuat publik menjadi bosan. Begitupun, karya mereka sampai sekarang masih sangat digemari di luar negeri, terutama di Belanda.

Kini tinggal Andy Tielman saja yang masih eksis bermain musik dan tinggal di Belanda. Di usianya yang sudah semakin senja, Andy Tielman kini lebih banyak rekaman untuk lagu-lagu rohani dan sesekali tampil di publik Belanda dengan gitarnya. Tentu penampilannya tak bisa seliar dulu lagi

Jumat, 07 Oktober 2011

5 Band Rock Legendaris Tanpa Sebuah Penghargaan Grammy

Bukan Hal yang ironis, dan bukan untuk menjadikan para pemerhati dan kritikus musik menjadi miris, atau bahkan takut kehilangan penggemar. Pencapaian mereka adalah sebuah karya dan karakter yang abadi, bukanlah sebuah pengakuan secara komersial. Berikut adalah lima band rock legendaris yang besar tanpa memiliki penghargaan Grammy:


1. The Doors
Sebuah band rock Amerika yang memiliki dan memainkan cukup banyak unsur aliran dan elemen musik, dalam setiap albumnya. Psychedelic fussion, hard rock, blues-rock, dan acid-rock. Mereka merupakan sebuah band dengan banyak kontroversi selama perjalanan musiknya. Mulai dari lirik yang dituliskan dan dinyanyikan oleh sang vokalis karismatik Jim Morrison, aksi panggung yang tidak diduga-duga, dan kehidupan pribadinya yang ‘berwarna-warni’. The Doors hingga kini masih memiliki penggemar yang fanatik dari berbagai kalangan dan usia, dan terus beregenerasi. Berdasarkan catatan dari RIAA, mereka telah menjual sebanyak 32 juta kopi album untuk di Amerika saja.
The Doors (Sumber:rockbandaide)

2. Led Zeppelin
Dengan raungan distorsi gitar yang kental, band rock asal Inggris ini daulat menjadi legenda, khususnya cikal bikal musik heavy metal dunia. Led Zeppelin telah menjual lebih dari 300 juta keping album di seluruh dunia, termasuk 111.5 juta keping yang terjual  dan masuk ke dalam 10 tangga lagu nasional Billboard di Amerika Serikat. Bahkan di sebuah stasiun televisi swasta VH1 mereka masuk ke dalam 100 artis hard rock terbaik dunia, sementara majalah Rolling Stone Led Zeppelin digambarkan sebagai “the heaviest band of all time” dan “the biggest band of the 70′s“.
Led Zeppelin (Sumber:1.bp.blogspot)

3. Queen
Berdasarkan pada catatan rekor dunia Guiness Book 2005, band asal Inggris ini telah menghabiskan 1,322 minggu atau 27 tahun di daratan Inggris,  masuk ke dalam tangga album terbaik, lebih banyak dari yang didapatkan oleh the Beatles dan Elvis Presley. Masih di tahun 2005, setelah merilis album live mereka, Paul Rodger, pencapaian mereka merangkak ke peringkat ketiga dalam catatan rekaman terbaik di British Record.
Queen (Sumber:4.bp.blogspot)

4. The Who
Dengan formasi Pete Towshend (gitar), Roger Daltrey (vokal), John Enwinstle (bass), dan drumer sensasional Keith Moon. Mereka adalah salah satu band rock yang selalu tampil energis, dan merupakan band 60-70an yang berpangaruh terhadap perkembangan musik rock dunia. Mereka kemudian dimasukan ke dalam rock n’ roll hall of fame di tahun 1990. Berdasarkan laporan The New York times, the Who telah menjual 100 juta keping album namun belum dimasukan ke dalam  catatan rekor album rekaman dunia.
The Who (Sumber:rockbandaide)

5. Grateful Dead
Musik mereka sangat berpengaruh terhadap perkembangan musik folk, Psychedelic blues, rock, dan pop, secara luas dalam musik dunia, bahkan jazz improvisasional.  Dengan beragam warna dan unsur musik yang mereka miliki, mereka dikenal sebagai “the pioneering Godfathers of the jam band” selama 30 tahun telah melalukan tur di berbagai tempat.(**)
The Greatful Dead (Sumber:thegratefuldead)

Asal Mula Rock n RoLL


Rock and roll mulai muncul sebagai gaya baru dalam bermusik di Amerika pada akhir tahun 1940-an sebagai percabangan musik country dan western produk budaya orang Amerika berkulit putih, dan musik rhythm and blues (R&B) yang merupakan produk budaya orang Afrika-Amerika. Unsur-unsur rock and roll sebenarnya sudah bisa didengar pada lagu-lagu country tahun 1930-an dan lagu-lagu blues dari tahun 1920-an. Walaupun demikian, genre musik yang baru ini tidak disebut “rock and roll” hingga di tahun 1950-an. Bentuk awal rock and roll adalah rockabilly yang memadukan unsur-unsur R&B, blues, jazz, dan dipengaruhi musik folk Appalachia serta musik gospel. Bila ditelusur lebih jauh lagi, cikal bakal musik rock and roll bisa ditemukan di daerah slum Five Points, kota New York pada pertengahan abad ke-19. Di daerah tersebut untuk pertama kalinya terjadi percampuran antara tari Afrika yang ritmis dengan musik Eropa, khususnya musik untuk tari rakyat jig asal Irlandia yang sangat melodius.

Penyanyi gospel berkulit hitam dari daerah Selatan Amerika Serikat menggunakan istilah “rocking” untuk menyebut sesuatu yang mirip dengan proses pengangkatan yang akan dialami orang yang percaya di akhir zaman. Istilah “rocking” pada akhir dekade 1940-an menjadi bermakna ganda, “menari” dan juga “seks”, seperti pada lirik lagu “Good Rocking Tonight” yang dibawakan pemusik blues Roy Brown. Lagu seperti ini biasanya hanya diputar stasiun radio yang menyiarkan musik orang Afrika-Amerika dan jarang didengar kalangan orang berkulit putih.

Pada dekade 1920-an dan 1930-an, orang kulit putih di Amerika banyak menyenangi pemusik berkulit putih yang memainkan musik jazz and blues milik orang Afrika-Amerika. Musik yang sama namun bila dimainkan pemusik berkulit hitam justru sering tidak mendapat sambutan. Pemusik R&B berkulit hitam yang digemari orang berkulit putih cuma sedikit, di antaranya yang menonjol adalah Louis Jordan, Mills Brothers, dan The Ink Spots. Semasa lagu-lagu baru belum banyak diciptakan, lagu hit di awal era rock and roll banyak merupakan rekaman ulang dari lagu R&B atau blues yang sudah dikenal sebelumnya. Genre musik blues nantinya terus memberi inspirasi bagi para pemusik rock. Pemusik blues bergaya Delta blues seperti Robert Johnson dan Skip James menjadi inspirasi bagi pemusik rock Inggris The Yardbirds, Cream, dan Led Zeppelin.

Di tahun 1951, Alan Freed, seorang DJ di Cleveland, Ohio mulai memutar jenis musik yang diperkirakannya bisa disukai pendengar dari berbagai kalangan dan ras. Alan Freed disebut-sebut sebagai orang yang pertama kali menggunakan istilah “rock and roll” untuk musik R&B yang gembira dan energetik. Sewaktu bekerja sebagai DJ di stasiun radio WJW di Cleveland, Alan Freed mengadakan konser rock and roll yang pertama. Konser dilangsungkan 21 Maret 1952 dan diberi nama “The Moondog Coronation Ball“. Acara dihadiri penonton yang sebagian besar orang Afrika-Amerika, tapi harus diakhiri sewaktu baru saja mulai karena penonton yang luar biasa padat. Setelah konser yang pertama sukses, Alan Freed terus mengadakan berbagai pertunjukan rock and roll yang banyak ditonton orang berkulit hitam dan berkulit putih. Pertunjukan seperti ini membantu penyebaran gaya musik Afrika-Amerika di berbagai kalangan.

Pengamat musik sering berdebat mengenai pemusik yang berhak dicatat sebagai pembuat rekaman rock and roll yang pertama. Sister Rosetta Tharpe sudah merekam musik yang penuh dengan teriakan dan hentakan di tahun 1930-an dan 1940-an. Gaya bermusiknya mirip dengan ciri khas rock and roll di pertengahan tahun 1950-an. Sister Rosetta sudah menduduki tangga lagu pop di tahun 1938 dengan lagu-lagu berirama gospel seperti “This Train” dan “Rock Me”, serta dilanjutkan di tahun 1940-an dengan “Strange Things Happenin Every Day”, “Up Above My Head”, dan “Down By The Riverside”. Pemusik lain yang menyanyikan lagu gospel/blues dengan iringan piano boogie adalah Big Joe Turner dengan “Roll ‘em Pete”. Lagu ini direkamnya di tahun 1939, tapi hampir-hampir tidak bisa dibedakan dengan gaya rock and roll tahun 1950-an. Artis yang merilis rekaman mirip rock and roll pada dekade 1940-an dan awal tahun 1950-an, di antaranya: Roy Brown (”Good Rocking Tonight“, tahun 1947), Paul Bascomb (”Rock and Roll”, 1947), Fats Domino (”The Fat Man,” 1949), Big Joe Turner (”Honey, Hush”, 1953, dan “Shake, Rattle and Roll”, 1954), serta Les Paul and Mary Ford (”How High the Moon,” 1951).

Artikel majalah Rolling Stone terbitan tahun 2004 menyatakan singel pertama Elvis Presley produksi Sun Records yang berjudul “That’s All Right (Mama)” adalah rekaman rock and roll yang pertama.[1]. Sementara itu, lagu hit “Bo Diddley” dan “I’m A Man” oleh Bo Diddley dikatakan sebagai perintis beat baru yang menghentak, serta memperkenalkan cara bermain gitar yang unik dan menjadi inspirasi bagi pemusik lain.

Lagu “Rock Around the Clock” oleh Bill Haley adalah lagu rock and roll pertama yang menduduki puncak tangga lagu majalah Billboard untuk angka penjualan dan jumlah pemutaran lagu (airplay) di radio. Bill Haley membuka pintu bagi gelombang baru kebudayaan pop yang disebut rock and roll. Pemusik-pemusik lain yang menciptakan lagu hit di periode awal rock and roll adalah Chuck Berry, Little Richard, dan kelompok vokal bergaya doo-wop. Sementara itu, di dunia musik pop berjaya para penyanyi yang sudah menjadi bintang sejak dekade sebelumnya, misalnya Eddie Fisher, Perry Como, dan Patti Page. Di periode awal rock and roll, mereka mulai menemui kesulitan menempatkan lagu-lagu pop di tangga lagu akibat terhalang lagu rock and roll.

Musik rock and roll dan boogie woogie keduanya menggunakan satu bar (birama) delapan ketuk dan sama-sama memainkan progresi kord blues 12-bar. Walaupun demikian, rock and roll lebih menekankan pada backbeat dibandingkan boogie woogie. Little Richard memadukan piano boogie-woogie dengan backbeat yang berat dan menyanyikannya dengan suara berteriak akibat terpengaruh gaya menyanyi musik gospel. Pemusik seperti Ray Charles dan Smokey Robinson memuji gaya bernyanyi Little Richard yang dikatakannya membawa warna baru dalam musik. James Brown memuji Little Richard sebagai pemusik yang pertama kali memasukkan unsur musik funk ke dalam beat rock and roll. Elvis Presley turut menyebut Little Richard sebagai sumber inspirasi. Walaupun demikian, perpaduan unsur-unsur musik seperti yang dilakukan Little Richard bukan hal yang baru. Sebelum Little Richard, sudah banyak sekali pemusik yang melakukan hal yang sama, misalnya Esquerita, Cecil Gant, Amos Milburn, Piano Red, dan Harry Gibson. Gaya liar Little Richard dalam berteriak dan menyerukan “wuuu wuuu,” sebenarnya sudah digunakan Marion Williams dan banyak lagi penyanyi gospel wanita di tahun 1940-an. Roy Brown juga sudah meneriakan “yoooooww” jauh sebelum Richard melakukannya dalam lagu “Ain’t No Rockin no More”

Sebagian Kecil Sejarah dan Peristiwa Yang Menimpa Group Band Ramones



Ramones adalah kelompok musik rock dari Amerika Serikat yang biasanya dikenal sebagai kelompok band punk rock pertama. Setelah didirikan di Forest Hills, Queens, New York pada 1974, mereka akhirnya bubar 22 tahun kemudian di 1996. Tiga anggota asli mereka, Joey (vocal), Johnny (gitar) dan Dee Dee Ramone (bass-backing vocal), meninggal beberapa tahun setelah band ini bubar




Anggota asli


Joey Ramone (19 Mei 1951–15 April 2001) (nama asli Jeffry Ross Hyman) (vocals) (1974–1996)


Johnny Ramone (8 Oktober 1948–15 September 2004) (nama asli John Cummings) (guitar) (1974–1996)


Dee Dee Ramone (18 September 1952–5 Juni 2002) (nama asli Douglas Glenn Colvin) (bass guitar) (1974–1989)


Tommy Ramone (29 Januari 1952) (nama asli Tamás Erdélyi) (drums) (1974–1978)


Anggota lainnya:


Marky Ramone (15 Juli 1956) (nama asli Marc Bell) (menggantikan Tommy dan kemudian Elvis pada drums) (1978–1983, 1987–1996)


Richie Ramone (11 Agustus 1957) (nama asli Richard Reinhardt) (menggantikan Marky pada drums) (1983–1987)


Elvis Ramone (24 November 1955) (nama asli Clem Burke) (menggantikan Richie pada drums untuk dua pertunjukan) (1987)


C.J. Ramone (8 Oktober 1965) (nama asli Christopher James Ward) (menggantikan Dee Dee pada bass) (1989–1996)




Berikut ini adalah peristiwa - peristiwa yang menimpa the Ramones.


Joey Ramone (19 Mei 1951 - 15 April, 2001)
Joey Ramone


Joey Ramone meninggal karena terkena Limfoma (kanker yang terjadi pada Limfosit : sel darah putih pada sistem kekebalan tubuh ) ketika berusia 49 tahun.
Dua tahun setelah kematiannya, sebuah blok timur di salah satu jalan di Kota New York secara resmi berganti nama menjadi Joey Ramone Place, sebagai pengakuan sekaligus penghormatan atas kontribusinya pada musik modern.


Joey Ramone Place
Sebuah Nisan Sebagai Penghormatan terhadap Joey Ramone


Dee Dee Ramone (September 18, 1951 - 5 Juni, 2002)
Dee Dee Ramone


Dee Dee adalah seorang penulis lagu berkebangsaan Amerika Jerman Meskipun hampir semua lagu-lagu Ramones telah dikreditkan merata ke seluruh anggota band, Dee Dee adalah penulis lirik lagunya, dia telah menciptakan lagu seperti 53 & 3, Commando, Rockaway Beach dan Poison Heart.


Meskipun pada awalnya Dee Dee ingin bermain gitar, ia menjadi gitaris bas untuk grup dari formasi mereka pada tahun 1974 sampai 1989, setelah itu ia digantikan oleh CJ Ramone. Dia meninggalkan the Ramones untuk bersolo karir dengan membentuk grup rap bernama Dee Dee King.
Dee Dee sebagian besar hidupnya telah kecanduan obat-obatan terutama heroin, ia mulai menggunakan narkoba semasa remaja, dan terus digunakan sampai dewasa. Pada tahun 2002 ia ditemukan meninggal karena overdosis heroin.


Dee Dee menulis dua buku: Poison Heart: Surviving The Ramones dan Legend of a Rock Star.
Dee Dee juga menulis sebuah novel, berjudul Chelsea Horor Hotel, di mana ia dan istrinya pindah ke New York City yang terkenal dengan Hotel Chelsea dan percaya bahwa mereka tinggal di ruangan yang sama di mana Sid Vicious dituduh membunuh pacarnya Nancy Spungen.


Johnny Ramone (8 Oktober 1948 - September 15, 2004)
Johnny Ramone


Johnny Ramone meninggal karena kanker prostat. Dia adalah gitaris The Ramones.


Pada tahun 2003, Johnny Ramone dinamakan keenam belas gitaris terbesar sepanjang masa oleh Rolling Stone.




Pada tahun 1983, Johnny bertengkar dengan Seth Macklin dari band Sub Zero di depan apartemennya di East Village. Johnny melihat seorang gadis yang mengkhianati dia dengan Macklin. Macklin menendang Johnny di kepala dan menyebabkan luka ekstensif yang membutuhkan operasi otak. Johnny harus memakai topi bisbol di panggung sampai rambutnya tumbuh kembali.

CBGB

CBGB (Country, Blue Grass and Blues).
Sebuah klub di bilangan kota New York. Pada awalnya didirikan oleh Hilly Kristal, tahun 1973, sebagai sebuah tempat yang mengangkat jenis musik dan gaya sesuai makna CBGB itu sendiri. Namun pada akhirnya malah menjadi sebuah tempat berkumpulnya musisi-musisi punk Amerika dan new wave seperti Ramones, Misfits, Television, the Patti Smith Group, Mink DeVille, The Dead Boys, The Dictators, The Fleshtones, The Voidoids, The Cramps, Blondie, The Shirts, dan Talking Heads. Dan pada beberapa tahun berikutnya, semakin dikenal sebagai klub band-band Hard Core Punk semacam Agnostic Front, Bad Brains, Murphy's Law, Cro-Mags, Warzone, Gorilla Biscuits, Sick of It All, dan Youth of Today yang banyak menggelar panggung di sana..

Sebelumnya, di bagian depan dekat dengan pintu club terdapat toko kaset CBGB, namun pada pada akhir tahun 80an, toko kaset ditutup dan diganti dengan sebuah panggung lagi yang digunakan sebagai tempat seni pertunjukkan dan karya seni, yang dinamakan "CB's 313 Gallery".Hingga gallery menjadi tempat bagi banyak pertunjukkan musik rock akustik, folk, jazz ataupun musik-musik eksperimental semacam Dadadah, Toshi Reagon dan The Kerang, sementara club utama tetap dan semakin menjadi panggung untuk musik punk, metal, hard core, new wave dan rock alternatif.

Klub cbgb ditutup pada Oktober 2006. Konser terakhir menampilkan Patty Smith pada 15 Oktober. Sementara CBGB Fashion sebagai toko merchandise tempat penjualan grosir, dan penjualan online tetap dibuka hingga 31 Oktober. Pada tanggal 1 November 2006, CBGB Fashion pindah ke St. Mark Place yang kemudian tutup secara resmi pada musim panas 2008.

Bermula dari keinginan Hilly untuk mendirikan sebuah club yang pada awalnya bernama CBGB & OMFUG yang merupakan kepanjangan dari "Country Bluegrass Blues and Other Music For Uplifting Gormandizers.

Tahun 1973, Hilly memberikan CBGB untuk diboking oleh 2 orang pemuda setempat yaitu Bill Page dan Rusty McKenna untuk mengadakan sebuah konser di CBGB. Merupakan sebuah konser musik punk. Hilly bersedia memberikan tempatnya untuk mendukung musisi lokal dikarenakan pada tahun tersebut sebuah tempat pertunjukan Mercer Art Center bangkrut, yang mana biasanya dipakai sebagai tempat pertunjukan musisi-musisi underground.

CBGB hanya mempunyai satu aturan bermain bagi musisi yang ingin manggung disana, yaitu : harus menampilkan musik karya sendiri! Untuk kali ke-3, stasiun televisi meliput kegiatan panggung CBGB pada tahun 1974, dimana saat itu sedang menapilkan Patty Smith dan Debbie Harry. Dan dengan liputan televisi tersebut maka semakin berkembanglah musisi-musisi jalanan semacam punk.
Tidak hanya dari lingkungan New York yang bermain di CBGB, misalnya, CBGB adalah panggung Amerika pertama yang dilakukan oleh band The Police.

Pada tahun 2005 Kristal berselisih dengan Bowery Residence's Commite. Perihal pembayaran sewa tempat untuk CBGB. Hingga pada akhirnya Kristal ingin memindahkan CBGB ke Nevada, Laas Vegas. Semua pernak-pernik CBGB dari New York dibawaserta, hingga yang terkecil sekalipun...mengingat bahwa CBGB adalah tempat yang sangat bersejarah, sudah seperti musium, sehingga semua hal dari yang terkecil hingga paling besar dibawa ke Nevada.

Akhirnya, konser terakhir penutupan CBGB yang menampilkan Patty Smith serta Flea dari Re Hot Chili Peppers. Tepat hari ulangtahun ke 44 Flea malam itu. Dikumandangkannya anthem penghargaan terhadap band Ramones, -yang notabene adalah salahsatu band legendaris berawal dan identik dengan CBGB .